Angkuh sampai ke akarnya

Diposting oleh Natalia Toding pada 12:57, 21-Okt-15

Tim Gustafson Ezra 9:1-9 Ezra . . . adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa. —Ezra 7:6 “Ia pikir dirinya begitu penting!” Itulah penilaian teman saya tentang seorang saudara seiman yang kami kenal. Kami merasa bahwa ia telah dikuasai oleh kesombongan. Kami sangat prihatin ketika mengetahui bahwa sahabat kami itu kemudian terlibat dalam masalah serius. Dengan meninggikan diri, masalah pun menimpanya. Kami sadar hal itu dapat menimpa kami juga. Memang mudah menganggap enteng dosa kesombongan yang mengerikan di dalam hati kita. Semakin banyak yang kita ketahui dan semakin besar sukses yang kita nikmati, semakin besar kecenderungan kita untuk berpikir bahwa kita ini “luar biasa”. Kesombongan memang sudah berakar dalam jiwa kita. Dalam Kitab Suci, Ezra disebut sebagai “seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa” (Ezr. 7:6). Raja Artahsasta menunjuk Ezra untuk memimpin ekspedisi kaum buangan Israel untuk kembali ke Yerusalem. Ezra bisa bersikap sombong. Namun tidak demikian. Ezra tidak saja tahu isi Taurat, tetapi ia juga menerapkan Taurat itu dalam hidupnya. Saat tiba di Yerusalem, Ezra mendapati bahwa banyak pria Yahudi telah menikahi wanita yang menyembah ilah lain, sehingga mereka menentang perintah Allah (9:1-2). Ezra pun mengoyakkan jubahnya dan berdoa dengan pertobatan yang sungguh-sungguh (ay. 5-15). Pengertian dan kedudukan Ezra dibentuk oleh tujuan yang lebih tinggi, yakni kasihnya kepada Allah dan bangsanya. Ia berdoa, “Kami menghadap hadirat-Mu dengan kesalahan kami. Bahwasanya, dalam keadaan demikian tidak mungkin orang tahan berdiri di hadapan-Mu” (ay.15). Ezra memahami besarnya dosa umat Israel. Namun dengan rendah hati, ia pun bertobat dan mempercayai kebaikan Allah yang Maha Pengampun. Tuhan, penuhilah kami dengan kasih bagi-Mu agar kami mendahulukan apa yang berkenan kepada-Mu, dan bukannya diri kami sendiri. Bebaskan kami dari kesombongan yang diam-diam menjerat kami. Kesombongan menuntun pada segala sifat buruk: suatu pola pikir yang sepenuhnya menentang Allah. C. S. Lewis

"Yui - Namidairo"

Diposting oleh Natalia Toding pada 12:58, 20-Des-14

Hai, kali ini aku akan memposting lagu dari musisi jepang yaitu Yui. Tak di ragukan lagi lagu Yui mmang keren-keren smua (y) langsung simak aja yuukk !!! Kirawarete iru you na ki ga shiteta kaeri michi miageta heya no akari ima donna kimochi de iru no darou kenka ni nareba sugu ayamaru yowakute anata wa zurui hito namidairo koe ga kikoenai yoru wa komarasete shimau hodo wagamama ni naritai daijoubu sou... [Baca selengkapnya]

^ Changmin-Moment ^

Diposting oleh Natalia Toding pada 11:26, 13-Des-14

Hai, kali ini saya akan memposting lagu dari drama korea-The Heirs, lagu ini di populerkan oleh "CHANGMIN" ......................................................................... ^MOMENT^ In your eyes In your mind Sarangi geuryeojyeo Uri meolli isseodo Garyeojin dedo Love is you Baramgyeore nalliun geuriumi nae Maeumeul jeonhaejugil Love is the moment Niga odeon geunal geu sungan Du nune maechyeo Gaseume maechyeo Jakku tteoolla Love is the... [Baca selengkapnya]

KOMITMEN

Diposting oleh Natalia Toding pada 07:52, 07-Des-14

Memiliki komitmen sangatlah penting. Bukan kesalahan yang sesekali kitaperbuat yang membuat hidup kita berantakan, tapi kesalahan yg kita lakukan secara terus menerus. Dan berbuat benar sesekali atau dua kali tdak akan menolong kita menjalani hidup baru yg Tuhan berikan kepada kita. Kita harus bertekun dan melakukan apa yg seharusnya dilakukan sekalipun kta tak mau melakukanyya. Kita harus konsisten. Allah telah... [Baca selengkapnya]